Tekno

Arti Kata “Core” Viral di Media Sosial, Apa Maknanya?

Foto: pexels

LiveNews – Baru-baru ini, istilah “Core” telah menjadi populer di kalangan pengguna media sosial dan sering digunakan oleh anak muda.

Namun, pertanyaan muncul: apa sebenarnya makna dari kata “Core”?

Seperti tren yang sedang terjadi di media sosial saat ini yakni dengan munculnya istilah baru “Core” yang kerap muncul dalam percakapan. Akhir-akhir ini, kata tersebut menjadi viral di media sosial seperti TikTok dan platform X (sebelumnya dikenal sebagai Twitter).

Lantas, apa makna kata  “Core” yang viral di media sosial saat ini?

Arti kata Core

Foto: pexels

Baca juga: Viral Tren “How I would look like in the 1930’s”, Begini Cara Bikinnya Pakai CapCut

Jika kita merujuk ke bahasa Inggris, “Core” memiliki makna sebagai Inti. Menariknya, arti kata “Core” yang sedang viral di media sosial belakangan ini tidak jauh berbeda dari arti aslinya dalam bahasa Inggris.

Dikutip dari dari USA Today, dalam bahasa gaul, makna dari “core” adalah sesuatu yang tersegmentasi, yang dapat mencakup preferensi atau suasana tertentu. Sebagai contoh, seseorang yang memiliki kecenderungan suka terhadap benda-benda bertema bunga dapat disebut sebagai “flowercore”. Begitu juga, jika seseorang memiliki ketertarikan terhadap pakaian atau gaya yang sering dikenakan oleh seorang artis tertentu, seperti Harry Styles, maka hal itu dapat disebut sebagai “Harry Styles-core”.

Selain makna “Core” seperti itu, ada juga makna lain yang sering digunakan oleh pengguna media sosial di Indonesia. Dari beberapa postingan yang dibagikan oleh pengguna media sosial, “Core” memiliki makna sebagai momen-momen penting atau konyol dalam suatu peristiwa.

Di platform media sosial, pengguna sering menggunakan kata “Core” untuk judul konten yang berisi serangkaian foto atau video tentang suatu peristiwa tertentu. Sebagai contoh, di TikTok, banyak video yang berjudul “Lebaran Core”, yang pada umumnya memuat serangkaian foto atau potongan video yang menggambarkan momen-momen Lebaran.

Baca Juga:   Terobosan Baru! AI Google Bisa Prediksi Banjir Dari 7 Hari Sebelumnya

Selain itu, kata “Core” juga sering digunakan untuk memberi judul pada konten yang berisi serangkaian foto atau video tentang seorang artis maupun sebuah tempat.

Contoh lainnya dari tren kosakata “Core” ini, semisal konten yang berjudul “Bali Core”, “Jalan-jalan Core”, “Bandung Core”, dan sejenisnya. Konten dengan judul “Bali Core” akan membahas banyak hal menarik tentang Bali, begitu pula dengan “Jalan-Jalan Core” dan “Bandung Core” yang akan menyoroti keunikan momen perjalanan atau liburan di Bandung.

Baca juga: Fitur Trending Topic Akan Hadir di Threads , Siap Saingi X?

Bagaimana cara menggunakan kata “Core” di konten media sosial?

Penggunaan kata “core” yang sedang viral di media sosial saat ini dapat bervariasi tergantung pada konteks dan platformnya. Berikut adalah beberapa cara umum penggunaan kata “core”

  • Judul Konten: Pengguna sering menggunakan “core” sebagai bagian dari judul konten mereka di media sosial, terutama di platform seperti TikTok dan Instagram. Misalnya, “Bali Core” untuk konten tentang Bali, atau “OOTD Core”, maka yang harus dilakukan adalah mengamambil foto atau video tentang Bali, baik keindahan maupun keunikannya. Kumpulkan foto atau video tersebu lalu unggah di media sosial masing-masing.
  • Deskripsi atau Caption: Kata “core” juga dapat digunakan dalam deskripsi atau caption untuk menjelaskan konten yang dibagikan. Misalnya, “Weekend Core” untuk merujuk pada momen-momen akhir pekan yang menyenangkan atau penting.
  • Hashtag: Penggunaan “core” juga sering diikuti dengan penambahan hashtag, seperti #BaliCore atau #OOTDCore, untuk memperluas jangkauan konten dan membuatnya lebih mudah ditemukan oleh pengguna lain yang tertarik dengan topik tersebut.
  • Diskusi dan Komentar: Pengguna juga dapat menggunakan kata “core” dalam diskusi atau komentar sebagai cara untuk menyatakan apresiasi atau kekaguman terhadap suatu konten atau topik tertentu. Misalnya, “That outfit is so #OOTDCore!” untuk menunjukkan bahwa pakaian tersebut sangat keren dalam konteks fashion of the day.
Baca Juga:   CEO Apple Tim Cook Tiba di Indonesia dan Langsung Cicipi Sate Ayam!

Penting untuk dicatat bahwa penggunaan kata “core” dapat bervariasi tergantung pada konteksnya, dan dapat berubah seiring waktu dengan perkembangan tren dan kebiasaan pengguna media sosial.

Oleh karena itu, penting untuk tetap up-to-date dengan percakapan di media sosial untuk memahami cara yang tepat untuk menggunakan kata “core” secara efektif.

Baca Berita dan Artikel yang lain di Google News

(ny)

Related Articles

Back to top button