Tekno

Drone Tempur Israel Ini Bakal Digunakan untuk Serang Hamas, Intip Kecanggihannya

Foto: Disway

LiveNews – Jerman telah memberikan izin kepada Israel untuk menggunakan dua pesawat tanpa awak (UAV) canggih sebagai bagian dari serangan balasan mereka terhadap Hamas. UAV yang akan digunakan oleh Israel adalah UAV Heron.

Keputusan ini diungkapkan oleh Menteri Pertahanan Jerman, Boris Pistorius, menjelang pertemuan NATO di Brussels pada Kamis, 12 Oktober, seperti yang dilansir oleh Reuters pada Senin, 16 Oktober 2023.

Pistorius menyatakan, “Kami akan menyediakan dua drone yang diminta Israel, selain itu ada permintaan persenjataan untuk kapal yang sedang kami diskusikan dengan Israel.”

Sebelumnya, Jerman telah menyewa lima unit UAV Heron dari Israel, dan dua unit masih digunakan oleh Jerman untuk melatih pilot drone mereka. Sekarang, Israel meminta dua unit tersebut kembali untuk digunakan dalam konflik antara Hamas dan Israel.

Baca juga: Israel Pakai Bom Pintar untuk Serang Balik Hamas, Begini Speknya

Spesifikasi UAV Heron

UAV Heron adalah pesawat tanpa awak yang diproduksi oleh Israel Aerospace Industries (IAI), sebuah perusahaan penerbangan dalam negeri Israel. UAV Heron termasuk dalam kategori Medium Altitude Long Endurance (MALE), yang berarti pesawat ini dapat beroperasi selama lebih dari 30 jam.

Salah satu keunggulan UAV Heron adalah kemampuan Automatic Take Off and Landing (ATOL), yang memungkinkan pesawat ini untuk lepas landas dan mendarat secara otomatis melalui sistemnya.

Pesawat tanpa awak ini dirancang untuk berbagai jenis misi, termasuk pengumpulan data, pengintaian, dan penetapan target. Heron juga memiliki kemampuan untuk melakukan patroli maritim.

Dengan dilengkapi kemampuan Ground Moving Target Indicator (GMTI), UAV Heron dapat mendeteksi dan melacak objek bergerak di darat. Kemampuan ini sangat penting dalam kegiatan intelijen terutama untuk mendeteksi kendaraan di darat.

Baca Juga:   Tingkatkan Kualitas Copywritingmu di ChatGPT dengan Trik Ampuh Ini!

Selain itu, UAV Heron juga telah dilengkapi dengan teknologi yang memungkinkan pesawat ini untuk memproses, mengambil, dan menyimpan data secara real-time.

Dalam hal keamanan, IAI telah memasang sistem identifikasi teman atau musuh pada UAV Heron, mirip dengan yang digunakan pada pesawat tempur, serta sistem penghindar tabrakan udara.

Kesimpulan

Jerman telah memberikan izin kepada Israel untuk menggunakan dua pesawat tanpa awak Heron dalam serangan mereka terhadap Hamas. Heron adalah UAV yang memiliki kemampuan tinggi, termasuk kemampuan operasi yang panjang, deteksi objek bergerak di darat, dan teknologi pengolahan data real-time.

Baca Berita dan Artikel yang lain di Google News,

(dwk)

Related Articles

Back to top button