Tekno

Petunjuk Arah Berdasarkan Jenis Mobil? Apple Maps Hadirkan Inovasi Baru

Foto: Shutterstock.com

LiveNews – Apple Maps adalah aplikasi peta yang dikembangkan oleh perusahaan teknologi Apple Inc. Aplikasi ini tersedia secara default pada perangkat iPhone, iPad, Mac, dan Apple Watch. Apple Maps menyediakan informasi navigasi turn-by-turn, pencarian lokasi, informasi lalu lintas, dan gambar satelit.

Selain itu, Apple Maps juga menawarkan fitur pencarian tempat menarik, restoran, toko, dan layanan lainnya, serta integrasi dengan layanan transportasi umum di beberapa kota.

Sejak diluncurkan sejak lebih dari sepuluh tahun yang lalu, Apple Maps selalu berupaya memberikan aplikasi pemetaan dan penunjuk arah terbaik, hal ini tidak lain karena persaingan dengan rivalnya yakni Google Maps yang sama-sama menjadi aplikasi penunjuk arah yang banyak digunakan masyarakat hingga kini.

Namun, dengan munculnya peraturan dan regulasi baru seperti Digital Markets Act di Uni Eropa, perusahaan-perusahaan seperti Apple harus meningkatkan upaya mereka untuk tetap kompetitif.

Apa Itu Digital Markets Act?

Digital Markets Act atau DMA adalah proposal undang-undang yang ada di Uni Eropa untuk mengatur pasar digital di wilayah tersebut. DMA bertujuan untuk mengatur kekuatan pasar yang dimiliki oleh platform digital besar, seperti Google, Apple, Amazon, dan Facebook, serta untuk menciptakan lingkungan yang lebih adil dan inovatif bagi perusahaan kecil dan tengah.

Undang-undang ini bertujuan untuk mengurangi praktik-praktik anti persaingan dan memastikan transparansi yang lebih besar dalam kaitannya dengan bagaimana platform digital tersebut beroperasi. Dengan demikian, Apple berusaha meningkatkan inovasi terbarunya pada Aplikasi Apple Maps hingga kini.

Baca juga: Ikuti Jejak Android, Apple Luncurkan Widget iOS 14

Pengajuan paten terbaru Apple, yang pertama kali diungkap oleh Wccftech, menunjukkan upaya terbaru perusahaan untuk mengembangkan Apple Maps dengan inovasi terbarukan.

Apple berupaya untuk menyajikan rute yang lebih spesifik dan dapat disesuaikan secara individual kepada pengguna Apple Maps, tergantung pada jenis kendaraan dan preferensi mesin pengguna. Fitur ini dirancang khusus bagi mereka yang menggunakan Apple Maps melalui CarPlay.

Baca Juga:   Kemitraan ITB dan Beijing Jiaotong: Majukan Teknologi Kereta Cepat di Indonesia

Foto: Wccftech / Apple

Fitur ini akan membantu para pengguna dalam efesiensi waktu saat menempuh perjalanan panjang. Salah satu contohnya yakni untuk pengguna kendaraan listrik, petunjuk arah dapat disesuaikan berdasarkan estimasi jarak yang dapat dicapai oleh kendaraan listrik sebelum memerlukan pengisian ulang baterai, dan Apple Maps akan memastikan bahwa rute tersebut menyertakan stasiun pengisian baterai sepanjang perjalanan.

Dalam pengajuan paten tersebut, disebutkan juga fitur yang memungkinkan petunjuk arah berdasarkan nomor pelat kendaraan. Apple Maps akan memberikan petunjuk arah hanya berdasarkan rute yang dapat diakses oleh kendaraan pengemudi berdasarkan informasi dari nomor pelat.

Sebagai contoh, petunjuk arah untuk truk tidak akan mencakup rute yang tidak memperbolehkan kendaraan dengan bobot tertentu melintas di kawasan jalan tersebut.Fitur ini menjadi inovasi terbaru dari Apple Maps yang akan hadir bersamaan dengan fitur-fitur lainnya.

Peluncuran fitur terbaru oleh Apple Maps menunjukkan bahwa aplikasi ini berusaha menjadi aplikasi yang mampu memberikan pemetaan dan penunjuk arah yang default. Tujuan akhir dengan harapan memperluas basis pengguna Apple Maps.

Baca Berita dan Artikel yang lain di Google News.

(ny)

Related Articles

Back to top button