Hiburan

Raja Charles pertahankan dukungan bagi Institut Film Inggris

Jakarta (LiveNews) – Raja Charles tetap mempertahankan dukungan dan perlindungannya pada British Film Institute (BFI), sebuah badan di Inggris yang ia lindungi selama lebih dari 45 tahun.

BFI mengungkapkan berita tersebut pada peringatan 25 tahun pembukaan BFI Imax di London, di mana Raja Charles yang saat itu masih sebagai Pangeran Charles memotong pita pada tanggal 11 Juni 1999.

“Kami merasa terhormat mendapatkan Patronase Kerajaan dari HM Raja Charles III dan berterima kasih atas dukungan yang telah diberikannya kepada kami sebagai Patron sebagai Pangeran Wales selama 45 tahun, yang menunjukkan komitmen dan semangatnya terhadap film selama ini,” kata Chief Executive BFI Ben Roberts sebagaimana dilansir Variety pada Selasa (11/6).

“Kami mengemban tanggung jawab untuk merawat Koleksi Kerajaan di Arsip Nasional BFI dengan sangat serius dan berdedikasi untuk memastikan koleksi tersebut dilestarikan untuk generasi mendatang,” tambahnya.

Baca juga: Lionel Richie tentang kembalinya Raja Charles di acara publik

Baca juga: “Knives Out 2” akan jadi film penutup BFI London Film Festival 2022

BFI merupakan sebuah badan amal terdaftar yang didirikan pada tahun 1933, yang diatur oleh Royal Charter sejak tahun 1983. Pada tahun 2018, Charles mengunjungi BFI Southbank untuk merayakan 40 tahun Patron BFI, di mana ia bertemu dengan para karyawan termasuk Roberts, alumni Akademi Film BFI, dan talenta film asal Inggris termasuk aktor Ruth Wilson, Hayley Atwell, David Oyelowo dan Tom Hiddleston.

Sementara itu, Pangeran William adalah presiden BAFTA dan telah beberapa kali menghadiri BAFTA Film Awards.

Di antara berbagai tanggung jawabnya, BFI melestarikan Koleksi Film Kerajaan. Koleksi ini berasal dari tahun 1931 dan terdiri dari lebih dari 1.000 gulungan individu, yang dikelola oleh Arsip Nasional BFI dengan menggunakan keahlian khusus para arsiparisnya.

Baca Juga:   “Nice To Meet Ya” jadi lagu pembuka konser Niall Horan di Jakarta

Film dokumenter BBC terbaru “Elizabeth: The Unseen Queen” dan “Charles R: The Making of a Monarch” menggunakan materi dari Royal Collection.

Sebuah tim yang terdiri dari pakar konservasi film BFI secara kolektif memeriksa dan melihat gulungan film asli untuk membantu pengembangannya dan mempersiapkan proses restorasi digital dari gulungan film tertentu, termasuk film bioskop rumahan pribadi yang dibuat oleh George VI, The Queen, Duke of Edinburgh, dan lainnya anggota rumah tangga kerajaan.

Semua file digital 4K yang baru dibuat untuk program ini telah disimpan di Arsip Pelestarian Digital BFI untuk generasi mendatang.  

Baca juga: Pangeran Charles berpeluang muncul dalam “James Bond”

Baca juga: Jack Farthing perankan Pangeran Charles di “Spencer”

Penerjemah: Adimas Raditya Fahky P
Editor: Zita Meirina
Copyright © LiveNews 2024

Related Articles

Back to top button