Tekno

Tech Winter Masih Terus Berlangsung, Bagaimana Nasib Startup Tanah Air?

Foto: India Times

LiveNews- Tech winter masih mengahantui sejumlah startup teknologi di Indonesia, dimana banyak startup yang masih membutuhkan aliran dana untuk terus mempertahankan keberlangsungan perusahaan. Untuk mengatasi permasalahan ini, Dewan Pengawas Aftech mengambil berbagai langkah untuk menyelamatkan sejumlah startup di Indonesia.

Rudiantara Mecoba Mengatasi Tech Winter

Rudiantara. Foto: Telset

Tech winter yang tengah dialami startup semenjak semester 2 tahun 2022 tampaknya masih akan berlanjut dalam beberapa waktu kedepan. Menanggapi hal ini, langkah-langkah persiapan untuk kembali masuk ke kondisi yang lebih baik perlu dilakukan. 

Dewan Pengawas Aftech yaitu Rudiantara mengungkapkan mengenai pendanaan pada startup di Indonesia memang mengalami penurunan. Namun dirinya menegaskan, hal ini tidak berarti bahwa dana tersebut tidak dimiliki sama sekali. 

“Sekarang winter belum kelihatan akan ada spring, uang murah dan gratis untuk investasi startup berkurang, tapi bukan tidak ada,” ungkap Rudiantara pada tanggal 5 September 2023 dalam Profit CNBC Indonesia. 

Baca Juga : Astra Gelar Kompetisi Teknologi dan Inovasi Digital

Rudiantara juga menjelaskan bahwa untuk melewati startup yang mengalami kesulitan akibat tech winter, akan dilaksanakan acara Nexticorn. Acara yang akan diadakan pada pertengahan bulan September 2023 ini merupakan hasil kerja sama dari Hub.id dan Kominfo. Dimana dalam acara Nexticorn akan diundang sejumlah investor dari berbagai negara selain Indonesia. 

“Besok saya ke Singapura, mengundang investor-investor bukan hanya VC tapi di atas VC, family office yang punya uang. Karena uang itu tetap ada, harus mengalir,” ungkap Rudiantara.

Meskipun saat ini tech winter tengah melanda sejumlah startup di Indonesia, pendanaan tetaplah harus dilakukan. Hal ini dilakukan demi mempersiapkan sejumlah strtup untuk meninggalkan tech winter. 

Mengenal Tech Winter

Ilustrasi

Ilustrasi tech winter. Foto: Uzone.id

Tech winter merupakan fenomena terjadinya penurunan aktivitas startup berbasis teknologi yang siginifikan. Kata “winter” digunakan untuk menggambarkan situasi dimana minat investor terhadap startup teknologi menurun. Hal ini menimbulkan krisis finansial yang menyebabkan kegagalan berbagai startup karena kurangnya pendanaan yang didapatkan.

Baca Juga:   Mengoptimalkan Unduhan Video Facebook dengan FB Downloader SaveFrom.net

Beberapa ciri-ciri startup yang tengah mengalami tech winter adalah terjadinya pengurangan karyawan dalam jumlah besar dengan berbagai cara termasuk memutus hubungan kerja atau PHK serta tidak membuka lowongan pekerjaan atau perekrutan.

Baca Berita dan Artikel yang lain di Google News

(ras)

Related Articles

Back to top button