Olahraga

Garang di Timnas Tapi Melempem di Persikabo, Dimas Drajad Berikam Tanggapannya

Selebrasi striker Timnas Indonesia, Dimas Drajad usai cetak gol ke gawang Brunei Darussalam dalam laga Pra Piala Dunia di Stadion GBK, Kamis (12/10/23).

LiveNews – Striker Timnas Indonesia, Dimas Drajad tampil garang saat Timnas Indonesia membungkam Brunei Darussalam di leg pertama babak Kualifikasi Piala Dunia 2026. 

Dimas Drajad memang berhasil mencetak tiga gol saat Timnas Indonesia menang 6-0 atas Brunei Darussalam dalam laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (12/10/23).

Tentu penampilan ini seakan kontras dengan penampilan dirinya klubnya Persikabo 1973. Bagaimana tidak, Dimas Drajad belum mencetak gol dalam 9 laga yang telah dilakoni dirinya. 

Memang bukan tanpa alasan Dimas Drajad tampil melempem bersama Persikabo 1973. Sebab memang dirinya baru sembuh dari cedera hamstring.

“Saya memang belum mencetak gol bersama klub karena habis mengalami cedera. Saya baru merasakan enak dalam bermain di dua laga terakhir pertandingan kemarin,” ucap Dimas Drajad selepas laga.

Dimas pun tak dapat menutupi rasa syukurnya bisa kembali mencetak gol bahkan bukan satu melainkan tiga sekaligus. Tak pelak gol ini pun dia dedikasikan kepada para keluarga tercintanya.

“Alhamdulillah kita Isa memang dan bersyukur saya mencetak hattrick. Yang terpenting bukan saya cetak hattrick tetapi bisa menjalankan apa yang diinstruksikan oleh pelatih dan sebagai tim kita harus kompak,” kata Dimas Drajad.

“Gol ini saya dedikasikan untuk keluarga, istri, anak dan masyarakat Indonesia,” tukas Dimas Drajad.

Sementara itu Shin Tae-yong memberikan alasannya juga memilih Hokky Caraka untuk mendampingin Dimas Drajad di lini depan, ketimbang Ramadhan Sananta.

Pertandingan itu sekaligus jadi debut Hokky untuk Merah Putih senior di level internasional resmi FIFA.

Baca Juga:   Detik-detik Alwi Farhan Ngereog dan Tembus Final Kejuaraan Dunia Junior 2023

“Selamat kepada Hokky yang menjalani debut bersama Timnas senior. Memang Hokky masih harus banyak kerja keras di Timnas Indonesia,” ucap Shin Tae-yong selepas laga.

“Untuk Sananta memang tidak bisa bermain selama 90 menit dan saya sedang mencoba mengubah akan hal itu,” jelas pelatih asal Korea Selatan ini.

Related Articles

Back to top button