Tekno

Google PHK 200 Karyawan Inti, Juru Bicara: Masih Bisa Lamar di Posisi Lain

Sumber: Unsplash.com

LiveNews – Google baru-baru ini melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sejumlah karyawan inti, khususnya di tim Core. Tindakan ini mengejutkan banyak pihak, terutama karena karyawan yang terkena dampak merupakan tim teknis yang mendukung banyak produk dan layanan Google untuk kemanan dan keselamatan online. 

Menurut laporan CNBC, PHK yang dilakukan oleh Google ini melibatkan lebih dari 200 programmer. Juru bicara Google memberikan konfirmasi bahwa PHK tersebut telah dilakukan, namun menegaskan bahwa karyawan yang terkena dampak masih memiliki kesempatan untuk melamar posisi lain yang tersedia.

Mereka menyatakan bahwa keputusan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk menginvestasikan sumber daya pada prioritas utama dan peluang masa depan yang signifikan.

“Kami secara bertanggung jawab berinvestasi pada prioritas terbesar perusahaan kami dan peluang-peluang signifikan di masa depan,” ujar juru bicara Google melalui e-mail, dikutip dari CNBC. 

“Sejumlah tim kami melakukan perubahan untuk menjadi lebih efisien dan bekerja lebih baik, menghilangkan lapisan-lapisan dan menyelaraskan sumber daya mereka dengan priorotas produk terbesar mereka,” lanjutnya. 

Selain itu, Google juga mengumumkan reorganisasi internal dengan memindahkan banyak karyawan kunci ke kantor mereka di India dan Meksiko, sebagai langkah strategis untuk mendekati pasar-pasar baru, termasuk Brasil.

Langkah ini, yang diambil hanya dua minggu sebelum acara Google I/O 2024, konferensi tahunan yang diadakan oleh Google untuk mengumumkan pembaruan terkait sistem operasi Android, Wear OS, Gmail, dan lainnya, menimbulkan kebingungan dan spekulasi di kalangan komunitas teknologi.

Informasi tentang PHK ini awalnya bocor melalui postingan karyawan yang terkena dampak di media sosial dan kemudian dikonfirmasi oleh Google kepada situs berita teknologi seperti TechCrunch.

Meskipun Google tidak merinci jumlah karyawan yang terkena dampak, tetapi pengajuan peringatan penyesuaian pekerjaan dan pelatihan (WARN) di California mengungkapkan bahwa sekitar 50 karyawan di tiga lokasi di Sunnyvale, California, AS, terdampak PHK tersebut.

Baca Juga:   Ini Alasan PDN Belum Normal Setelah 6 Hari Diserang Hacker

Baca juga: Fitur Google “Circle To Search” Kini Bisa Terjemahkan Kalimat Tanpa Pindah Aplikasi

Alex Garcia-Kummert, juru bicara Google, menjelaskan bahwa reorganisasi tersebut adalah langkah normal dalam bisnis, di mana karyawan yang terkena dampak diberikan kesempatan untuk melamar posisi lain di perusahaan.

Namun, Kevin Moore, seorang product manager Flutter dan Dart di Google, mengungkapkan melalui media sosial bahwa PHK tersebut memengaruhi banyak tim, meskipun ia tidak memberikan rincian jumlah karyawan yang terlibat.

Reaksi dari komunitas teknologi terhadap PHK ini bervariasi. Sejumlah pengguna di forum seperti Hacker News mengungkapkan kekhawatiran khususnya terhadap perampingan tim Python, mengingat peran penting alat pemrograman tersebut dalam pengembangan kecerdasan buatan (AI).

Sejumlah posting di forum seperti Reddit menampilkan ekspresi kekecewaan dan kesedihan dari para karyawan yang merasa terpukul oleh keputusan PHK tersebut. Kevin Moore, dalam sebuah postingannya, meski menyatakan kesedihannya atas kejadian tersebut, tetap berkomitmen untuk terus bekerja keras dalam persiapan Google I/O dan proyek-proyek mendatang.

Namun, Thomas Wouters, anggota Dewan Pengarah Python Steering Council, menegaskan bahwa Google tidak menghilangkan tim Python, melainkan menggantikannya dengan tim yang berbasis di Munich, Jerman. Hal ini tentu menimbulkan pertanyaan tentang dampaknya terhadap budaya perusahaan dan komunitas teknologi lokal di negara-negara tersebut.

Di sisi lain, penjelasan dari Thomas Wouters tersebut menunjukkan bahwa Google tidak sekadar menghentikan tim-tim tersebut tanpa alternatif yang memadai. Namun demikian, proses integrasi karyawan baru ke dalam tim yang telah terbentuk dapat menjadi tantangan tersendiri, terutama dalam menjaga konsistensi dan produktivitas.

Tindakan PHK ini juga mengingatkan kita akan realitas dinamika bisnis dalam industri teknologi yang cepat berubah. Perusahaan-perusahaan besar seperti Google terus menghadapi tekanan untuk beradaptasi dengan perubahan pasar dan teknologi, yang kadang-kadang mengharuskan mereka untuk mengambil keputusan sulit seperti ini.

Baca Juga:   Ini Dia, Cara Pantau Posisi Bus TransJakarta Secara Realtime di Google Maps

PHK yang dilakukan Google terhadap karyawan intinya memicu reaksi dan spekulasi di kalangan komunitas teknologi. Sementara Google berupaya untuk menjelaskan langkah-langkahnya sebagai bagian dari strategi bisnis, tetapi dampaknya terhadap karyawan dan ekosistem teknologi secara keseluruhan tetap menjadi subjek perhatian yang signifikan.

Semua mata sekarang tertuju pada perjalanan Google selanjutnya dan bagaimana mereka akan menavigasi tantangan-tantangan ini di masa depan.

Baca Berita dan Artikel lain di Google News. 

(bmm)

Related Articles

Back to top button