Hiburan

Hwasa MAMAMOO diselidiki polisi karena penampilan tak senonoh 

Jakarta (LiveNews) – Hwasa dari grup idola K-pop MAMAMOO diselidiki oleh polisi wilayah Seongdong Seoul setelah mendapat tuduhan melakukan pertunjukan tak senonoh selama festival sekolah pada bulan Mei lalu.

Polisi seperti disiarkan The Korea Times, Selasa, memanggil Hwasa untuk mempertanyakan niatnya di balik pertunjukan kontroversial di Universitas Sungkyunkwan.

Saat itu sang penyanyi tampak memperagakan adegan erotis dengan cara yang terkesan sugestif. 

Aksi Hwasa itu terjadi pada 12 Mei lalu saat membawakan lagu “Don’t” (2018) bersama rapper Loco, sebagai bagian dari syuting acara varietas “Dancing Queens on the Road” (2023) yang menampilkan lima diva K-pop termasuk Hwasa.

Baca juga: Hwasa MAMAMOO dikabarkan berkencan, ini kata P NATION

Jika terbukti bersalah, Hwasa bisa menghadapi hukuman maksimal satu tahun penjara atau denda hingga 5 juta won atau setara Rp57 juta.

Penyelidikan pada Hwasa dimulai setelah Serikat Perlindungan Hak Orang Tua Siswa mengajukan pengaduan terhadap Hwasa setelah penampilannya menjadi viral. Mereka mengklaim tindakan sang penyanyi selama pertunjukan tidak senonoh dan sikapnya mengingatkan orang akan hubungan seksual yang menyimpang.

Sebagai tanggapan atas kasus ini, perusahaan manajemen P NATION mengatakan Hwasa bekerja sama sepenuhnya dalam penyelidikan polisi.

Baca juga: Hwasa MAMAMOO rilis video musik “I am The Light”

Sementara itu, Hwasa sempat membahas masalah ini dan mengatakan bahwa dia sedih karena kontroversi tersebut.

“Penampilanku baru-baru ini menimbulkan kehebohan. Biasanya aku tidak terlalu memperhatikan komentar kebencian, tapi kali ini komentar tersebut cukup jahat,” kata Hwasa.

Ini bukan pertama kalinya seorang bintang K-pop ditanyai terkait tindakan tak senonoh. Pada tahun 2010, jaksa menginterogasi G-Dragon dari grup idola K-pop BIGBANG setelah dianggap meniru tindakan seksual dengan seorang penari wanita di tempat tidur saat membawakan lagu, “Breathe” (2009) dalam konser solonya pada Desember 2009.

Baca Juga:   Film "Suanggi: Ilmu Terkutuk" kuak misteri ilmu hitam dari tanah Papua

Namun tuduhan itu kemudian dibatalkan.

Baca juga: “I’am a B”, permintaan maaf Hwasa MAMAMOO untuk orang terdekat

Penerjemah: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Siti Zulaikha

Related Articles

Back to top button