Tekno

Meme coin bukan sekedar tren sesaat

Dokumentasi: Nusa FInance

Meme coin dikenal sebagai salah satu narasi yang unik di kalangan trader dan investor kripto yang mulai meningkat sejak tahun 2021, saat Elon Musk dan Mark Cuban membicarakan Dogecoin pada platform social media mereka. 

Kini, meme coin terus bermunculan dan semakin banyak diminati komunitas, bahkan para analis memprediksi di akhir 2024 nanti nilai pasar kolektif Meme coin akan melampaui angka 50 miliar dolar US atau sekitar 780 triliun rupiah.

Mengapa demikian? Kenapa banyak orang yang tertarik berinvestasi pada meme coin? 

Meme Coin: Sebuah Token Hiburan Tanpa Utilitas

Meme coin merupakan salah satu jenis mata uang crypto, yang biasanya dibuat berdasarkan pada gambar atau animasi dari sebuah meme, karakter, individu, bahkan hewan.

Berbeda dengan aset crypto lainnya yang bisa memiliki utilitas pasti, meme coin umumnya tidak memiliki fungsionalitas dalam suatu proyek blockchain tertentu. Meme coin hanya ditujukan sebagai hiburan, lelucon, dan kesenangan semata sehingga tidak digunakan untuk tata kelola platform, menyimpan nilai atas suatu aset, atau bahkan sebagai alat pembayaran.

Tidak heran jika meme coin oleh sebagian orang juga disebut sebagai “coin micin” karena asetnya memiliki volatilitas harga yang tinggi dan cenderung tidak stabil, pergerakan harganya hanya didasarkan pada spekulasi dari komunitas dan bergantung pada keviralan tanpa memiliki nilai fundamental atau kegunaan unik. 

Jika meme coin tidak memiliki utilitas yang pasti sehingga nilainya sangat fluktuatif, apa yang membuat investor mau berinvestasi pada meme coin?

Potensi Investasi Meme Coin

Tidak adanya utilitas pasti membuat meme coin tidak cocok dijadikan sebagai investasi jangka panjang. Investor dapat menjadikan meme coin sebagai alternatif investasi jangka pendek atau opsi diversifikasi portofolio aset crypto. 

Terdapat beberapa alasan mengapa meme coin masih digemari oleh para investor, diantaranya:

  1. Pergerakannya cepat
Baca Juga:   Chatbot AI akan Ada di WhatsApp? Ini Bedanya dengan ChatGPT!

Harga meme coin didasarkan pada momentum yang tepat, misalnya dibuat karena ada isu yang sedang melonjak, seorang tokoh yang sedang diperbincangkan, atau kejadian lucu yang sedang viral. Investor biasanya langsung masuk ke pasar meme coin karena takut akan tertinggal momennya atau FOMO dan langsung melakukan transaksi untuk mendapatkan cuan secara cepat. 

Kejadian inilah yang membuat banyak bermunculan project meme coin di pasar crypto saat ini, mereka memanfaatkan momen ketenaran meme coin untuk memperoleh keuntungan.

2. Harga yang murah dan mudah diakses

Harga meme coin cenderung lebih rendah dan murah jika dibanding dengan aset crypto seperti Bitcoin ataupun Ethereum. Investor merasa meme koin lebih terjangkau oleh mereka yang baru ingin masuk ke industri crypto. Mereka tidak perlu berinvestasi banyak dan tetap dapat berpartisipasi dengan harapan memperoleh keuntungan yang signifikan, tanpa takut kehilangan jumlah investasi yang substansial.

3. Komunitas yang loyal

Tidak sedikit investor yang masuk dalam pasar meme coin karena merasa cocok dengan humor, budaya dan kebiasaan internet dari komunitas yang tidak terikat dengan instansi atau korporasi tertentu. Bergabungnya dengan komunitas ini dianggap sebagai hiburan yang menyenangkan di tengah kecemasan yang ditimbulkan selama proses investasi aset lain, sehingga mereka bersedia untuk terus mendukung proyek agar tetap bertahan.

Walaupun terdengar menjanjikan dan investasinya mudah untuk dilakukan, meme coin memiliki risiko yang tinggi untuk menjadi sebuah aset investasi. Tidak semua meme coin bisa memberikan dampak atau keuntungan yang sama. Berikut 3 risiko dari meme coin:

  • Volatilitas tinggi, nilai meme coin dapat mengalami fluktuasi harga dalam waktu yang singkat
  • Likuiditas rendah, transaksi jual belinya tidak tersedia secara luas di bursa crypto sehingga arus keuangan investor nantinya cenderung stagnan
  • Rentan terhadap penipuan, meme coin rentan terhadap manipulasi harga, peretasan, dan risiko keamanan siber lainnya
Baca Juga:   TikTok Buka Suara Soal Platform Medsos Dilarang Jualan

3 Meme Coin Populer

Investor harus bisa memilih proyek yang memiliki track record yang bagus, lakukan analisis sedalam mungkin untuk menghindari potensi penipuan dalam bentuk apapun. Ada beberapa contoh proyek meme coin populer yang masih banyak didukung oleh komunitas kripto hingga saat ini:

Meme coin yang berhasil masuk dalam 10 besar market crypto terbesar saat ini. Dogecoin (DOGE) didasarkan pada meme internet “doge” yang populer dan menampilkan anjing Shiba Inu. Dogecoin merupakan hasil fork dari Litecoin pada Desember 2013.

Dogecoin semakin tenar berkat dukungan salah satu orang terkaya di dunia, yaitu Elon Musk CEO dari Tesla dan SpaceX yang melabeli dirinya sebagai “Dogefather.” Kini Dogecoin memiliki market cap sekitar 28 miliar dollar. 

Token meme saingan Doge yang juga terinspirasi dari anjing Shiba Inu. Shiba Inu disebut-sebut sebagai Dogecoin killer’ oleh SHIBArmy, komunitas online pengguna dan pendukung koin tersebut. Shiba Inu memiliki tiga token yaitu Shiba Inu (SHIB), Leash (LEASH), dan Bone (BONE), yang semuanya bekerja sama untuk mendukung operasional ekosistemnya. 

PEPE adalah meme coin berbasis Ethereum yang melabeli dirinya sebagai ‘meme coin paling memeable yang pernah ada’ pada halaman akun X resminya. PEPE terinspirasi dari karakter kartun dan meme internet katak yang pertama kali dibuat oleh Matt Furie pada tahun 2005.

Kesimpulan

Tren investasi pada meme coin kemungkinan akan terus berlanjut, bahkan diprediksi akan mencapai nilai pasar kolektif yang signifikan. Hal ini disebabkan oleh budaya internet yang kuat, dukungan dan keterlibatan komunitas, serta daya tarik keuntungan finansial yang cepat. 

Pengaruh para tokoh di media sosial dan harga beli yang rendah juga berperan penting dalam menjaga minat terhadap meme coin. 

Baca Juga:   Warganet Ramai Bahas Tanda "Kali" atau "x" di WhatsApp, Ini Penjelasannya

Namun, perlu diingat bahwa meme coin umumnya tidak memiliki nilai fundamental atau kegunaan unik, harganya fluktuatif dan sangat volatile, sehingga investor perlu melakukan analisis mendalam serta memilih proyek yang memiliki track record yang bagus untuk menghindari potensi penipuan.

Tentang Nusa Finance

Dokumentasi: Nusa finance

Nusa Finance adalah platform Web3 penyedia layanan keuangan terdesentralisasi terlengkap pertama dari Indonesia. Fitur unggulan Nusa adalah pasar pinjaman kripto dimana pengguna dapat meminjamkan, dan menjaminkan aset kripto untuk membantu proses trading. Nusa bertujuan untuk membuat platform Web3 mudah diakses oleh siapa saja.

Referensi

Ashmore, D. (2022, August 4). What Are Meme Coins? Are They Worth Investing In? Forbes. Retrieved March 28, 2024, from https://www.forbes.com/advisor/investing/cryptocurrency/what-are-meme-coins-are-they-worth-investing-in/

DeMatteo, M. (2021, December 30). The Psychology of Meme Coins, From Actual Investors. CoinDesk. Retrieved April 2, 2024, from https://www.coindesk.com/markets/2021/12/30/the-psychology-of-meme-coins-from-actual-investors/

Giovanny, A. (2022, July 26). Mengenal Meme Coin dan Cara Kerjanya | coinvestasi. Coinvestasi. Retrieved March 28, 2024, from https://coinvestasi.com/belajar/meme-coin-adalah

Ozair, M. (2022, June 14). Thought Leadership: Why Are Meme Coins So Popular? Understanding How They Work and Unveiling the Hype. Rutgers Business School. Retrieved April 2, 2024, from https://www.business.rutgers.edu/business-insights/thought-leadership-why-are-meme-coins-so-popular-understanding-how-they-work-and

Pamela. (2022, December 25). Apa Itu Memecoin? Apakah Layak Dijadikan Investasi? Ajaib Kripto. Retrieved March 28, 2024, from https://kripto.ajaib.co.id/apa-itu-memecoin/

Rosenberg, E. (2023, December 8). Meme Coin Explained – Cryptocurrency. Investopedia. Retrieved March 28, 2024, from https://www.investopedia.com/meme-coin-6750312

Trust. (2023, November 14). Which Crypto Meme Coin Is Best? A Deep Dive Comparison. Trust. Retrieved April 2, 2024, from https://trustwallet.com/id/blog/which-crypto-meme-coin-is-best-a-deep-dive-comparison

Related Articles

Back to top button