Nasional

Pemprov DKI Anggarkan Puluhan Miliar Bangun Taman, PSI Setuju: Lebih Murah dari Zaman Anies

LiveNews – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana membangun 23 Ruang Terbuka Hijau (RTH) untuk tahun ini. Tiap taman yang akan dikerjakan diberikan anggaran pengerjaan sebanyak Rp 1-1,2 miliar.

Diperkirakan total keseluruhan taman yang akan dibangun nantinya memiliki luas 6,7 hektare di wilayah Jakarta Barat, Selatan, Timur, dan Utara.

Penambahan titik-titik RTH ini dilakukan untuk meningkatkan kapasitas ruang hijau Jakarta yang saat ini masih di angka 9 persen. Sementara, dalam Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang, proporsi ruang terbuka hijau paling sedikit 30 persen dari luas wilayah kota.

Menanggapi rencana Pemprov itu, Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Justin Adrian Untayana, mengaku bakal mendukungnya. Apalagi, dari nilai anggaran yang dikucurkan juga disebutnya lebih murah ketimbang era eks Gubernur DKI Anies Baswedan..

Baca Juga:Viral Video Kaesang Pangarep Gabung PSI, Gibran: Emang Suara Dia Seperti Itu?

“Kalau menurut saya itu jauh lebih murah dibanding zaman Pak Anies, jauh lebih murah biayanya. Seingat saya di zaman Pak Anies, satu RTH itu puluhan miliar,” ujar Justin kepada wartawan, Kamis (21/9/2023).

Ia menyebut penambahan RTH ini juga merupakan upaya mengendalikan kualitas udara di Jakarta. Namun, ia menilai Pemprov juga tetap harus menjalankan kebijakan strategis lain yang berkaitan dengan mengurangi polusi udara.

Mulai dari mengupayakan pengalihan penggunaan kendaraan pribadi ke transportasi umum oleh masyarakat, pengaturan jam kerja, hingga penindakan sanksi bagi perusahaan pelaku pencemaran udara.

“Jadi ini akan bermanfaat bila yang lain juga dijalankan, termasuk penindakan perusahaan polutan, tilang-tilang uji emisi yang mestinya dilanjutkan oleh kepolisian,” pungkasnya.

Baca Juga:Teka-teki Video ‘Mawar’ Di Akun PSI: Kaesang Jadi Barisan Giring Cs?

Baca Juga:   Wacana Berduet dengan Prabowo, TPN-GP Tegaskan Ganjar Diusung Sebagai Capres Bukan yang Lain

Related Articles

Back to top button