Hiburan

SAW X, kembalinya teror mengerikan Jigsaw

Jakarta (LiveNews) – Ketegangan dan ketakutan kembali menghantui layar bioskop dengan kedatangan “SAW X,” yang merupakan film terbaru dalam salah satu waralaba horor paling ikonik dalam sejarah perfilman.

Film yang menggali hal yang belum pernah diceritakan sebelumnya ini menjanjikan penggemar SAW dengan pengalaman yang tak terduga, penuh intrik, sekaligus perangkap mengerikan yang telah menjadi ciri khas dari waralaba ini.

Dalam “SAW X,” kita melihat kembalinya tokoh legendaris John Kramer dikenal sebagai Jigsaw, yang kembali diperankan oleh aktor Tobin Bell. Kisah ini berlatar waktu antara peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam “Saw I” dan “Saw II” atau sebelum Jigsaw mati.

Film karya sutradara Kevin Greutert akan menjadi sebuah kisah yang menjelaskan sisi manusiawi dari karakter Jigsaw yang telah lama dikenal sebagai seseorang yang penuh kekejaman.

Cerita “SAW X” membawa kita ke perjalanan mendalam ke dalam kehidupan John Kramer. Di awal film, kita melihat John yang sakit dan putus asa melakukan perjalanan ke Meksiko untuk menjalani prosedur medis eksperimental yang berisiko. Tujuannya adalah mencari kesembuhan untuk penyakit kanker yang dideritanya.

Baca juga: “The Exorcist: Believer”, perayaan bagi penggemar film horor klasik

Namun, apa yang John temukan adalah kelompok yang melakukan penipuan untuk mengeksploitasi orang-orang yang sekarat, termasuk dirinya. Kondisi itu membuat John alias Jigsaw kesal dan ingin balas dendam kepada para penipu dan semua pihak yang terlibat di dalamnya.

Berdasarkan latar belakang tersebut, John kembali ke pekerjaan uniknya, membalikkan keadaan terhadap para penipu dengan cara yang hanya dia bisa lakukan, yaitu melalui perangkap yang mengerikan dan cerdik.

Hal menarik dari cerita ini adalah, meskipun metodenya bisa dibilang sadis, Jigsaw melihat dirinya sebagai seorang yang membantu orang mengatasi hambatan dalam diri dan membuat perubahan positif dalam hidup mereka. Situasi ini menambah dimensi moralitas dan kompleksitas karakter Jigsaw yang selalu menjadi fokus perhatian dalam setiap film SAW.

Baca Juga:   Syifa Hadju: Aku nyaman banget kerja bareng Nichol

Salah satu elemen yang paling menonjol dalam setiap waralaba SAW adalah perangkap yang dirancang oleh Jigsaw untuk menguji karakter-karakternya. Dalam “SAW X,” perangkap-perangkap ini tidak hanya mengerikan, tetapi juga memiliki kaitan erat dengan tema medis yang menjadi fokus cerita.

Setiap perangkap ini menampilkan desain yang sangat rumit dan mengejutkan, dengan tingkat ketegangan yang meningkat dari satu perangkap ke perangkap berikutnya. Selain itu, setiap karakter yang menjadi subjek ujian diharapkan belajar dari perangkap yang dirancang khusus untuk mereka.

Baca juga: Film horor “Bangsal Isolasi” tayang akhir tahun ini

Dalam setiap film “SAW,” John Kramer selalu memiliki seorang siswa atau murid yang diajar melalui permainan-permainan mengerikannya. Salah satu murid terpenting adalah Amanda, yang diperankan oleh Shawnee Smith. “SAW X” membawa kembali karakter Amanda dengan penekanan pada hubungannya yang kompleks dengan Jigsaw.

Selain Tobin Bell dan Shawnee Smith, “SAW X” juga menampilkan sejumlah aktor yang membawa nuansa dan kompleksitas baru ke cerita ini. Salah satu elemen menarik adalah pemilihan sejumlah aktor Meksiko yang membawa kekayaan budaya dan kekuatan akting ke dalam produksi.

Renata Vaca, Paulette Hernández, Octavio Hinojosa, dan Joshua Okamoto adalah beberapa di antara aktor-aktor Meksiko yang tampil dalam film ini. Para aktor tersebut membawa warna dan keautentikan khusus ke dalam cerita ini.

Dalam waralaba kali ini, ketakutan dan ketegangan tidak hanya ada dalam perangkap fisik yang mematikan, tetapi juga dalam pertanyaan moral dan eksplorasi karakter yang mendalam. Film ini mengeksplorasi sisi manusiawi dari sang antagonis, mengajukan pertanyaan tentang moralitas, keadilan, dan keberhasilan dalam membimbing orang ke jalan yang benar.

Dengan semua elemen tersebut, “SAW X” adalah film yang cocok untuk penggemar setia waralaba ini dan penggemar horor thriller pada umumnya. Film ini menggabungkan elemen-elemen yang telah membuat “SAW” menjadi ikonik, sambil membawa cerita dan karakter Jigsaw ke tingkat yang lebih dalam dan pribadi.

Baca Juga:   Fans rela datang jauh saksikan idola Nanon Korapat konser di Jakarta

Baca juga: Teror Dracula di kapal Demeter dalam “The Last Voyage of the Demeter”

Baca juga: “Siksa Kubur” dari Joko Anwar dijadwalkan tayang pada 2024

Baca juga: Rekomendasi tayangan Prime Video di bulan ini

 

Pewarta: Arif Prada
Editor: Satyagraha

Related Articles

Back to top button