Tekno

Tren Melacak Kebugaran hingga Diagnostik Medis Menggunakan Teknologi Wearable

Sumber poto: Temu.com

LiveNews – Dengan kemajuan teknologi tingkat konsumen, telah terjadi peningkatan yang signifikan dalam penggunaan perangkat pribadi untuk berbagai tujuan perawatan kesehatan. Mulai dari ponsel cerdas dan tablet hingga pelacak kebugaran serta jam tangan pintar, pasien semakin sering menggunakan perangkat mereka sendiri untuk melacak metrik kesehatan, mengakses informasi medis, dan berkomunikasi dengan penyedia layanan kesehatan sehingga terus mendapatkan popularitas yang signifikan di antara semua jenis pengguna. 

Penggunaan umum dari perangkat ini termasuk pasien jarak jauh dan layanan telehealth untuk melacak dan memantau tanda-tanda vital seperti detak jantung, kadar glukosa, dan tekanan darah. Data ini dapat dikirim secara real time ke penyedia layanan kesehatan, memungkinkan pemantauan jarak jauh dan intervensi tepat waktu.

Menurut GlobalData, ukuran pasar teknologi yang dapat dikenakan di sektor medis pada tahun 2023 diproyeksikan akan melebihi $100 miliar dan diperkirakan akan tumbuh pada tingkat pertumbuhan tahunan gabungan sebesar 15% hingga tahun 2030. Apple dan Garmin tetap menjadi pemimpin di segmen jam tangan pintar karena mereka dikenakan dengan pelacak kebugaran dan fitur-fitur lain yang berhubungan dengan kesehatan. 

Perangkat yang dapat dikenakan dengan sensor kesehatan juga merevolusi lanskap kebugaran dan kesehatan dengan memberdayakan individu untuk mengendalikan kesehatan dan kesejahteraan mereka. Perangkat ini menawarkan pemantauan kebugaran yang komprehensif, pelatihan yang dipersonalisasikan, desain yang penuh gaya dan integrasi dengan algoritme kecerdasan buatan (AI), yang memungkinkan perawatan diri secara proaktif. 

Baca juga:Neuralink, Implan Otak Manusia Pertama Timbulkan Masalah bagi Pasien, Apa Solusinya?

Teknologi Wearable merupakan perangkat dan gadget yang dapat dikenakan seperti aksesori atau bahkan ditanamkan dalam tubuh. Perangkat ini hadir dalam berbagai bentuk, mulai dari perhiasan, aksesori, perangkat medis, jam tangan, gelang hingga teknologi Virtual Reality (VR) da Augmented Reality (AR). Perangkat-perangkat ini mampu mengirimkan data kesehatan ppengguna secara real-time kepada profesional perawatan kesehatan, memungkinkan pemantauan dan intervensi yang lebih cepat dan efisien.

Baca Juga:   Ini Cara Cek Status BPJS Ketenagakerjaan!

Tren terbaru di pasar ini terutama berfokus pada kemajuan teknologi yang mendasari generasi produk baru. Hal ini mencakup perluasan fitur kesehatan yang lebih banyak, integrasi AI untuk rekomendasi yang dipersonalisasi dan kemampuan untuk mengirimkan data waktu nyata ke penyedia layanan kesehatan untuk intervensi tepat waktu dan hasil yang lebih baik bagi pasien.

Selain perangkat yang dapat dikenakan itu sendiri, pengembangan aplikasi perawatan kesehatan yang dapat memantau dan melacak parameter kesehatan, memprediksi hasil, gelaja berdasarkan pengamatan sebelumnya dan bahkan memberikan informasi berharga kepada para profesional medis juga telah berkembang pesat. Perangkat-perangkat ini menjadi lebih terintegrasi ke dalam industri perawatan kesehatan terutama untuk pemantauan pasien, pelatihan dan dukungan jarak jauh dan layanan telehealth. Kemajuan penting termasuk aplikasi H2o Therapeutics untuk memantau gejala penyakit Parkinson salah satunya dengan menggunakan jam tangan Apple.

Termasuk pelacak kebugaran, jam tangan pintar  perangkat yang dapat dikenakan kelas medis dan perangkat lain yang dapat memantau tanda-tanda vital, tingka aktivitas, kualitas tidur serta layanan kesehatan.

Pelacak Kebugaran yang dapat dipakai yaitu pemantauan kesehatan jika dlihat dari pendapatan pasar untuk jam tangan pelacak kebugarann atau pelacakan aktivitas global mencapai 17,3 miliar pada tahun 2022. Pengiriman unit pelacak kebugaran global mencapai 101 juta pada tahun 2022. Jam Tangan Kesehatan Pintar, sebagian besar pengguna lebih memilih jam tangan kesehatan pintar untuk melacak detak jantung, tidur, oksigen, aktivitas, olahraga, kalori yang terbakar. Pendapatan pasar untuk jam tangan pintar mencapai 38,6 miliar pada ahun 2022. Jam tangan pintar merupakn perangkat yang paling populer secara glbal dan siap menghasilkan pendapatan sebesar 53,6 miliar dolar AS pada tahun 2025.

Baca Juga:   Indonesia Perkuat Produksi Pangan Melalui Kerja Sama Teknologi Pertanian dengan Iran

Dalam beberapa tahun terakhir, popularitas pelacak kebugaran, jam tangan pintar dan monitor detak jantung tingkat konsumen telah melonjak, menawarkan kemamapuan pada pengguna untuk memantau metrik kesehatan dan melacak tujuan kebugaran mereka. Jam tangan pintar merupakan segmen utama dari pasar peranglat yang dapat dikenakan global dan terus berkembang. Statiska memproyeksikan pengiriman jam tangan pintar global akan melonjak dari 37 juta unit pada tahun 2016 menjadi lebih dari 402 juta unit pada tahun 2027.

Baca berita dan artikel lainnya Google News

(ay)

Related Articles

Back to top button