Olahraga

Ranking FIFA Brunei di 191, Marc Klok Minta Timnas Indonesia Tak Anggap Remeh

Marc Klok saat latihan jelang laga Piala AFF 2022 melawan Kamboja di Stadion GBK, Selasa (20/12/22).

LiveNews – Gelandang Timnas Indonesia, Marc Klok mengingatkan rekan-rekannya agar tidak meremehkan Brunei Darussalam yang akan jadi lawan di Pra Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada 12 dan 17 Oktober mendatang.

Secara peringkat FIFA, Brunei berada cukup jauh di bawah yakni 191, sedangkan Indonesia menempati urutan 147. Tapi, hal itu seharusnya tidak jadi tolak ukur karena dalam sepak bola apapun bisa terjadi di dalam lapangan. 

Menurut Marc Klok, pemain Timnas Indonesia harus tetap fokus dan memberikan seratus persen kemampuan saat lawan Brunei. Sangat penting bagi skuad Garuda untuk memastikan kemenangan, demi jaga asa ke Piala Dunia 2026.

“Semua melihat ke depan untuk pertandingan ini dan semua tahu ini Kualifikasi Piala Dunia dan kami ingin masuk ke sana,” ucap Klok.

“Sangat penting bagi kita untuk tidak melihat Brunei di bawah kita atau apapun, kita harus fokus 100 persen ambil match ini seperti semua match lain dan kita harus seratus persen,” tambah Klok.

Secara head to head, Indonesia dan Brunei sudah bertemu 11 kali. Dan dari 11 pertemuan itu Indonesia 7 kali raih kemenangan, 2 kali imbang dan Brunei menang 2 kali. 

Meski buta kekuatan Brunei dan statistik memihak Indonesia, lagi-lagi Klok menegaskan hal itu juga tak seharusnya membuat skuad Garuda jemawa. Mereka wajib analisa permainan Brunei dan tidak anggap remeh laga tersebut. 

“Sejujurnya, saya tidak tahu mereka main bagaimana. Pasti besok akan kami analisa, lalu saya bisa jawab pertanyaan ini,” ucap pemain Persib Bandung itu.

“Akan tetapi, seperti saya bilang sebelumnya semua negara punya timnas dan kita tidak bisa melihat brunei di bawah kita dan harus fokus,” jelas Klok menambahkan.

Baca Juga:   Liverpool Bisa Jadi Tim Terdepan Gondol Bintang PSG Kylian Mbappe

Indonesia terlebih dahulu menjamu Brunei pada pertemuan pertama Pra Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada 12 Oktober di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta.

Related Articles

Back to top button