Tekno

Transparansi dan Integritas, Rahasia Vincent Iswara Sukses Membangun DANA

Foto: IDCloudHost

LiveNews – Nama DANA sudah tak asing lagi di telinga pengguna dompet digital Indonesia. Bernaung di bawah nama PT Espay Debit Indonesia Koe, DANA adalah dompet digital yang melayani pembayaran cashless dan card-less. DANA menawarkan pelayanan pembayaran yang cepat, mudah, dan aman dengan berbagai fitur-fitur inovatifnya.

Di balik kesuksesan DANA adalah Vincent Iswara, founder sekaligus CEO yang mendirikan DANA sejak 2017.

Vincent datang dari keluarga dengan latar belakang entrepreneur yang memiliki usaha di bidang trading, di mana mereka mendatangkan mesin dari Jerman hingga Jepang untuk pabrik-pabrik Indonesia. Vincent mengenyam pendidikan dasar sejak SD hingga SMP di Tarakanita, Jakarta, sebelum kemudian melanjutkan ke SMA Penabur. Selepas ia lulus SMA, Vincent melanjutkan pendidikan ke University of Pennsylvania.

Pada awal mula masa kuliahnya, Vincent tertarik untuk menjadi insinyur. Ia mengakui sangat berminat dengan bidang teknologi. Bagi Vincent, teknologi adalah kunci untuk membantu hidup orang-orang, di mana ia ingin bisa mengembangkan aplikasi yang bergerak dengan cepat.

Namun kemudian, Vincent pun pindah kuliah ke Loyola University di California mengambil jurusan keuangan. Selepas lulus dari sana, ia memutuskan untuk lebih memahami pemikiran timur setelah sekian tahun belajar di negara barat. Vincent pun melanjutkan studi di Waseda University, Jepang mengambil jurusan manajemen strategis.

Baca Juga: “DANA”, Dompet Digital Untuk Indonesia. Karya Anak Bangsa!

Usai masa pendidikannya, Vincent mulai terjun ke dunia pembayaran. Pada tahun 2008, ia mendirikan perusahaan bernama INDOMOG, sebuah aplikasi untuk memudahkan transaksi para gamer. Pada tahun 2015 hingga 2017, ia juga pernah berkarir di Alipay Indonesia.

Rekam jejak itulah yang membawanya pada DANA di tahun 2017. Dalam perusahaannya kali ini, Vincent menetapkan prinsip transparansi dan integritas. Transparansi ada untuk membangun kepercayaan. Sedangkan integritas ada untuk mempertahankan kepercayaan tersebut dan untuk mencapai visi perusahaan lebih cepat dan baik.

Baca Juga:   Lakukan 3 Tips Ini Saat Upload Video di Aplikasi TikTok

Pada saat itu, Vincent memandang sistem pembayaran digital di Indonesia masih sangat kecil, terutama jika dibandingkan dengan negara lain seperti Cina. Menurutnya, saat itu dompet digital di Indonesia masih berada di tahap awal.

Dalam membesarkan DANA, Vincent juga bersiasat untuk mendidik pasar, di mana ia lebih mengutamakan kolaborasi daripada kompetisi. Ia juga ingin pengguna DANA menggunakan waktu sesedikit mungkin saat memakai layanan mereka, sehingga ia memastikan segala kebutuhan transaksi dalam DANA bisa diselesaikan dengan sebuah metrik yang cepat dan efektif.

Berkat kerja keras dan strategi Vincent, tak luput juga dengan orang-orang di balik DANA, perusahaan ini pun berhasil masuk dalam daftar unicorn Indonesia pada 8 September 2022 dengan valuasi Rp16,9 triliun. Prestasi lainnya yang diraih DANA yaitu mendapat izin dari Bank Indonesia untuk melayani pembayaran lintas negara dengan QR Code.

DANA pun terus meniti sepak terjangnya berkat upaya Vincent yang terus berfokus dalam memberikan apa yang dibutuhkan pelanggan. Ia memastikan agar perusahaannya tidak keluar dari tujuan tersebut.

Baca Berita dan Artikel yang lain di Google News

(nar)

Related Articles

Back to top button