Olahraga

3 Fakta di Balik Kegagalan Arema FC Raih Target Poin Penuh Kontra Borneo FC

Arema FC kembali harus gigit jari setelah gagal mencapai target poin penuh saat menjamu Borneo FC pada pekan ke-15 Liga 1 2023/2024.

LiveNews – Arema FC kembali harus gigit jari setelah gagal mencapai target poin penuh saat menjamu Borneo FC pada pekan ke-15 Liga 1 2023/2024.

Gol Ahmad Nur Hardianto pada menit 71 jadi satu-satunya pembeda hasil akhir dalam laga di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar Bali, Jumat (06/10/23).

Bagi Arema FC, tentu hasil ini sebuah kerugian. Mengingat hanya kemenanganlah yang jadi satu-satunya cara untuk segera keluar dari zona degradasi.

Alhasil, posisi Gustavo Almeida dkk pun tak berubah dan tetap berada di urutan 16 klasemen Liga 1 dengan 13 poin, terpaut 1 angka dari Persita Tangerang.

Bahkan, jarak angka itu berpeluang melebar jika Persita sukses menundukkan Persik Kediri Minggu (8/10/23). Begitu pula beberapa tim dengan posisi di atasnya.

“Menghadapi tim sekelas Borneo FC, dibutuhkan fokus tinggi. Karena sedikit lengah, gawang kami kebobolan,” ujar Fernando Valente saat post-match press conferrence.

Kendati demikian, Valente enggan menyalahkan anak asuhnya. Justru, dia memberi apresiasi atas kerja keras meski di sisi lain, Borneo FC tampil lebih efektif.

“Semua tahu bagaimana perbedaan (kualitas) antara kedua tim. Tetapi jika hanya menilai performa dari hasil akhir, tentu tidak fair,” jelas Valente.

“Saya tetap bangga dengan perjuangan pemain untuk memenangi laga. Kendati hasil akhir tak memihak, mereka layak diapresiasi,” sambung dia.

Kendati demikian, tetap ada cerita menarik pascapertemuan Arema FC kontra Borneo FC. Apa saja fakta-fakta yang tersaji selama 90 menit laga di lapangan hijau?

Kekalahan Fernando Valente

Untuk pertama kalinya, Fernando Valente merasakan kekalahan pertama di laga home, sejak resmi menjabat sebagai Pelatih Arema FC (23/08/23) lalu.

Baca Juga:   Daftar Unggulan di Kumamoto Masters: Fajar/Rian dan Ginting No.2, Gregoria?

Sebelumnya, pelatih kebangsaan Portugal itu menelan kekalahan pertamanya saat Derby Jatim. Ketika itu, Arema menyerah 1-3 di markas Persebaya Surabaya (23/09/23).

Secara total, Fernando Valente memimpin Arema FC dalam enam laga. Ayah playmaker Persebaya, Ze Valente, itu membawa Arema 3 kali menang, 1 imbang dan 2 kalah.

Unggul Head to Head

Kemenangan tipis 1-0 membuat Borneo FC unggul secara head-to-head dengan Arema FC dalam 3 kali pertemuan terakhir sejak Liga 1 musim 2022/2023 lalu.

Tim berjulukan Pesut Etam tak terkalahkan selama periode itu. Pada musim lalu, Borneo FC menang 3-0 di Samarinda (24/07/22) dan imbang 0-0 di Jakarta (24/03/23).

Di satu sisi, Arema FC juga tak pernah bisa membobol gawang Borneo FC selama tiga pertemuan terakhir di Liga 1. Borneo melesakkan total empat gol ke gawang Arema.

Rekor Home Buruk

Kekalahan 0-1 menjamu Borneo FC juga membuat Arema FC mencatat rekor buruk perihal laga home. Tim Singo Edan tak sampai mencatat 25 persen kemenangan.

Rinciannya, Dendi Santoso dkk hanya meraup 2 kali kemenangan selama berlaga “home” di Bali. Sedangkan 2 laga berujung imbang serta 4 lainnya kalah.

Statistik gol juga buruk. Dari 8 kali berlaga home di Liga 1, Arema FC hanya mencetak 7 gol dan kebobolan 14 kali alias defisit 7 gol.

Related Articles

Back to top button