Nasional

Dede Jaya Murka Istrinya Selingkuh!

LiveNews – Terungkap motif di balik aksi sadis Dede Jaya (28) membunuh pedagang semangka bernama Sutomo (33) di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur karena merasa cemburu. Sutomo yang tewas usai disiram air keras dibacok bertubi-tubi karena dituding oleh Dede telah berselingkuh dengan istrinya.

Fakta itu terungkap setelah polisi memeriksa Dede Jaya setelah ditangkap di Pamulang, Tangerang Selatan, pada Senin (8/1/2024) kemarin.

“Untuk sementara yang kami peroleh, masih sebatas kesal karena ada perselingkuhan,” kata Kapolsek Kramat Jati Kompol Tuti Aini kepada wartawan, Selasa (8/1/2024).

Dede Jaya, pelaku pembunuhan pedagang semangka Pasar Induk Kramat Jati ditangkap polisi di sebuah kontrakan di kawasan Pamulang, Tangerang Selatan, Senin (7/1/2024). [Bidik layar]

Namun begitu, Tuti memastikan penyidik tidak serta merta terpaku pada pengakuan tersangka.

“Kami tetap akan mendalami lagi sebenarnya apa, kejadian seperti apa, karena apa. Karena ini termasuk hal yang nekat makanya masih kita dalami,” katanya.

Viral

Video terkait peristiwa pembunuhan ini sebelumnya diunggah akun Instagram @wargajakarta.id. Dalam keterangannya dijelaskan terjadi pada Senin (8/1/2023) pukul 01.00 WIB dini hari.

Dalam video terlihat pelaku mengenakan sweater abu-abu dan masker. Dia datang secara tiba-tiba dan menyiramkan cairan diduga air keras ke arah korban lalu secara sadis membacok berkali-kali menggunakan senjata tajam jenis celurit.

Pedagang semangka di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, tewas dibacok dan disiram air keras. (ist)
Pedagang semangka di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, tewas dibacok dan disiram air keras. (ist)

Imron teman Sutomo yang juga berprofesi sebagai pedagang semangka sempat menyebut pembunuhan ini diduga dilatarbelakangi permasalahan lama antara korban dan pelaku.

“Korban itu dulu punya masalah,” kata Imron kepada wartawan, Senin (8/1/2024).

Kendati begitu, Imron mengaku tidak mengetahui persis permasalahan yang terjadi antara Sutomo dan pelaku.

“Kasus lama,” pungkasnya.

Baca Juga:   Pj Gubernur DKI Sebut Polusi Udara Harus Diatasi Bersama-sama

Related Articles

Back to top button